Kain non-woven konduktif graphene untuk selimut listrik

Berita

Kain non-woven konduktif graphene untuk selimut listrik

Kain non-woven konduktif graphene menggantikan sirkuit tradisional pada selimut listrik terutama melalui metode-metode berikut:

Pertama-tama, Struktur dan Metode Sambungan

1. Integrasi elemen pemanas: Kain non-woven konduktif graphene digunakan sebagai lapisan pemanas untuk menggantikan kawat resistansi paduan dan struktur sirkuit lainnya pada selimut listrik tradisional. Selama proses pembuatan, kain non-woven konduktif graphene dikombinasikan dengan kain isolasi, dll. Misalnya, pasta graphene dilapisi pada substrat lunak (seperti kain non-woven serat poliester), dan kemudian dikombinasikan dengan bahan konduktif seperti tembaga (misalnya, kawat tembaga dipasang di kedua sisi lembaran pemanas graphene) untuk membentuk unit pemanas terintegrasi. Tidak diperlukan kabel berliku-liku seperti sirkuit tradisional. Panas dihasilkan melalui sifat konduktif dan pemanas yang melekat pada kain non-woven.
2. Penyederhanaan koneksi sirkuit: Sirkuit tradisional memerlukan pengkabelan yang kompleks untuk menghubungkan kawat resistansi menjadi sebuah loop. Kain non-woven konduktif graphene dapat dihubungkan melalui elektroda sederhana (seperti kawat tembaga yang disebutkan di atas), menghubungkan kedua sisi kain non-woven atau area tertentu ke saluran daya dan perangkat kontrol. Beberapa unit pemanas graphene (jika dibagi menjadi beberapa zona) dapat dihubungkan ke sirkuit secara paralel atau seri dengan kabel, menyederhanakan proses pengkabelan dan mengurangi simpul saluran, serta mengurangi risiko kerusakan.

Kedua, substitusi realisasi fungsional
1. Pemanasan dan pengendalian suhu: Sirkuit tradisional menghasilkan panas melalui kawat resistansi. Kain non-woven konduktif graphene menghasilkan panas dengan memanfaatkan konduktivitas listrik dan karakteristik konversi elektrotermalnya yang sangat baik, dan juga dapat mengontrol suhu dengan lebih tepat. Sensor suhu dapat dipasang di zona kain non-woven, dikombinasikan dengan perangkat kontrol (termasuk transformator, sakelar zona, dll.), untuk mengontrol suhu area yang berbeda (dada dan perut, tungkai bawah) secara terpisah, menggantikan sirkuit tunggal tradisional atau kontrol suhu zona sederhana. Hal ini menghasilkan respons yang lebih cepat, kontrol suhu yang lebih seragam, dan menghindari pemanasan atau pendinginan berlebihan lokal.
2. Optimalisasi kinerja keselamatan: Kabel resistansi sirkuit tradisional memiliki risiko putus, korsleting, kebocoran, dan kebakaran. Kain non-woven konduktif graphene tahan terhadap tekukan dan memiliki stabilitas yang baik, serta lebih kecil kemungkinannya untuk putus karena lipatan dan alasan lainnya. Beberapa dapat dioperasikan pada tegangan rendah (seperti 36V, 12V), yang jauh lebih rendah daripada 220V tradisional dan lebih aman. Selain itu, dapat dikombinasikan dengan kain isolasi dan bahan tahan api untuk meningkatkan kinerja isolasi dan ketahanan api, serta menggantikan metode jaminan keselamatan saluran tradisional dari segi material dan struktur.

Ketiga. Perubahan dalam proses produksi dan penggunaan.
1. Produksi dan manufaktur: Sirkuit tradisional memerlukan proses menenun dan menjahit kawat resistansi ke dalam badan selimut, yang merupakan proses kompleks. Kain non-woven konduktif graphene dapat terlebih dahulu dibuat menjadi lembaran pemanas (direkatkan di dalam kain isolasi, dll.) dan digunakan sebagai komponen tunggal untuk disambung dengan lapisan anti-selip, lapisan dekoratif, dll. pada selimut listrik, sehingga menyederhanakan proses produksi, meningkatkan efisiensi produksi, dan memfasilitasi produksi skala besar.
2. Penggunaan dan perawatan: Selimut listrik sirkuit tradisional sulit dibersihkan dan rentan rusak karena kawat resistansinya sensitif terhadap kerusakan dan air. Selimut listrik berbahan kain non-woven konduktif graphene (beberapa produk) mendukung pencucian mesin secara keseluruhan. Karena strukturnya yang stabil, pencucian dengan air cenderung tidak memengaruhi kinerja konduktif dan penghasil panas, sehingga mengatasi masalah pencucian air pada selimut sirkuit tradisional dan meningkatkan kenyamanan penggunaan serta umur produk.
Sederhananya, hal ini memanfaatkan karakteristik bawaan darikain non-woven konduktif graphene, seperti kemampuan menghasilkan panas konduktif, kemudahan integrasi, dan kinerja yang sangat baik, untuk menggantikan fungsi pengkabelan, pembangkitan panas, dan pengendalian suhu dari selimut listrik tradisional di seluruh proses mulai dari struktur, fungsi hingga produksi dan penggunaan. Hal ini juga dapat mengoptimalkan kinerja keselamatan dan kenyamanan.


Waktu posting: 03 Juli 2025